Coretan malam ini aku tulis hanya sekadar untuk melihat dan menyimak fenomena yang masih saja sama dan terjadi di sekelilingku.
beberapa hari yang lalu, aku dihubungi istri dari mantan anggota suami di medan.
dia mengeluh suaminya selingkuh dan memiliki hutang karena mesti mengganti rugi wanita selingkuhannya.
Entah apa masalah persisnya, aku sudah tidak mau tau.
Bukan bermaksud tidak peduli, tapi dulu saat aku berkunjung ke Medan hendak menyelesaikan masalah oknum ibu ini, eeeeh dia malah tidak menampakkan wajahnya di depanku.
ya sudah aku berpikir positif berarti rumah tangganya baik-baik saja.
Tapi ternyata beberapa hari yg lalu di SMS dan kondisinya masih tidak berubah.
Wow...itu kejadian sudah 2 tahun yang lalu.
Heran!!! kok punya masalah gak diselesaikan segera gitu loh.
Tadi siang juga...ada istri dari mantan anggota yang nelpon.
Karena aku sedang rapat di kantor pertama, jadi belum sempat berbincang maksud dari telpon ibu ini.
Yang mau aku soroti...,
fenomena istri anggota dari kantor suamiku
dari jaman aku masih anak perwira sampe sekarang jadi istri perwira, ternyata sama saja ya!
bener kata orang "hidup itu bagaikan roda yang berputar"
tapi .... kok ya aneh.
dulu jaman kecil, mana ada teknologi canggih seperti hp dan internetan begini.
kok ya masih saja ada ibu-ibu yang bersekolah tinggi (minimal tamat SMA), memilih tidak bekerja.
alasannya karena disuruh suami karena mesti jaga anak.
iiiih.... please deh, buka mata dan telinga!!!
kerja itu gak mesti keluar rumah!
kerja itu gak mesti ninggalin anak!
kerja itu gak mesti lupa ngurusin rumah dan suami!
hadoooooh...kok ya mindset nya cuma segitu aja, padahal tamat SMA loh!!
heran...heran!!!
makanya gak disesal kalo suami terbukti punya selingkuhan si ibu istri sah yang kebingungan.
gimana gak bingung, ...
kerja gak ada...cuma mengharap dari gaji suami.
badan gak terurus alias nduuuuuut karena cuma gerak ngepel , nyapu , masak di rumah yg itu-itu saja alias gak olahraga. kalo rutinitas rumah semua yang bernama "ibu" pasti menjalani.
lihat selingkuhan suami dengan wajah terawat dan badan seperti model iklan, cemburuuu...marah-marah ke suami! lapor ke atasan, lapor ke ibu komandan.
aneeeeeh!!!
kalo memang suami sudah sifatnya selingkuh dan gak bisa berubah, ya mendingan ditinggalin aja kaleeeee!!!
makanya kerja!!!
kerja!!!
supaya mindset itu terbuka.
supaya pola pikir itu berubah.
aku aja yang ex-ibu komandan (berhubung suami tidak menjabat lagi)
yang jelas-jelas PNS punya pensiun
masih mau tuh ikutan bisnis direct selling dan network marketing.
kasiaaaan RA Kartini yang katanya emansipasi wanita.
toh ternyata di lingkungan sendiri masih ada wanita yang "terbelenggu" dengan kejenuhan rutinitas.
Please ya...grow up!!!
kalo dikasih masukan sama orang yang anda hubungi sendiri, tolonglah di dengar, disimak, dan di olah dalam otak supaya menyerap.
Gudlak aja deh...
Bundacerdas peroleh tambahan penghasilan dengan tetap berikan service terbaik untuk keluarga
Bundacerdas
- Tia | @Oriflame via d'BCN | WA/LINE:081370592603
- Bundacerdas yang berhasil peroleh tambahan penghasilan demi buah hati
Senin, 12 Maret 2012
Minggu, 11 Maret 2012
Lowongan Kerja - part time , full time , BEBASSSSSS!!!!
LOWONGAN KERJA, persyaratan:
1. pria/wanita,
2. memiliki KTP yang masih berlaku,
3. tidak dituntut pengalaman,
4. tidak dituntut ijazah terakhir,
5. namun dituntut untuk MAU usaha , MAU belajar dan
6. MAU mengeluarkan modal Rp 39.900 untuk administrasi
Kesuksesan jenjang karir ada di tangan anda.
Kami kantor hanya menyediakan sarana dan prasarana untuk membantu mengembangkan karir anda.
Hubungi saya untuk pemasukan berkas lamaran kerja
1. pria/wanita,
2. memiliki KTP yang masih berlaku,
3. tidak dituntut pengalaman,
4. tidak dituntut ijazah terakhir,
5. namun dituntut untuk MAU usaha , MAU belajar dan
6. MAU mengeluarkan modal Rp 39.900 untuk administrasi
Kesuksesan jenjang karir ada di tangan anda.
Kami kantor hanya menyediakan sarana dan prasarana untuk membantu mengembangkan karir anda.
Hubungi saya untuk pemasukan berkas lamaran kerja
Kamis, 08 Maret 2012
sejuta impian
Coretan ketikan ini terinspirasi dari jawaban seorang sahabat yang belum 1 tahun bergabung di kantor kedua sudah menjabat sebagai direktur dengan penghasilan Rp 7juta/sebulan.
Suatu hal yang membutuhkan waktu dan proses lebih lama bagi aku jika mengharap dari gaji PNS untuk berpenghasilan jujur sebesar itu.
Aku sendiri sampai detik ini belum sertifikasi dosen karena menunggu giliran sebagai dosen junior.
Pengajuan pangkatku tertunda sudah beberapa bulan dikarenakan ulah oknum di Universitas Pendidikan Indonesia yang dituduhkan plagiat dalam karya tulisnya.
Bener kata pepatah "karena nila setitik, rusak susu sebelanga"
Kalo ditelusuri, tuduhan plagiat ini untuk pengurusan pangkat golongan 4 yang masuk di DIKTI.
Tapi berhubung seluruh UPI sudah terkena imbasnya, akhirnya urusan kenaikan pangkat golongan 3 di internal UPI pun ditunda oleh Rektor.
Ujian...ini ujian!!!
Mesti banyak bersabar.
Walaupun terkadang oknum karyawan yang mengurus kepegawaian menganggap aku "remeh", gak masalah. Selalu saja berdoa untuk orang-orang yang merendahkan orang lain supaya mereka diberi petunjuk Allah SWT.
Kenapa? mungkin dia pribadi tidak terkena akibatnya, tapi ingat...dia punya anak...punya keturunan yang baru mulai menapaki hidup disaat dia pensiun.
Yakin saja Allah Maha Adil terutama untuk umatnya yang merasa di dzalimi.
Amiiiiiiiiiin...
Itu tadi masalah penghasilan ya.
Lagi lagi uang...
Bukan bermaksud untuk materialistis, tapi melihat pada kenyataan.
Kebutuhan dasar hidup tiap harinya semakin mencekik.
Premium hendak dinaikkan pasti berdampak pada tarif tol, tarif travel, harga bawang, cabe dkknya.
Sejuta impian...
aku tertegun dengan jawaban sahabatku.
berpikir...merenung...
iya juga ya, kalo dibuat listnya, banyak juga mimpiku.
dulu aku orang yang tidak berani untuk bemimpi tinggi.
aku cuma berprinsip untuk menjalani hidup hari ini lebih baik dari hari kemarin dan berusaha semaksimal mungkin sampai titik darah penghabisan.
Ternyata mimpi itu perlu ya untuk membuat hidup lebih nyaman, untuk mengatur segala sesuatunya menjadi lebih terasa ringan terutama dari sisi finansial.
Pernah seorang kolega berkata: "kalo saya sudah berumur 50tahunan saat ini , bekerja bukan lagi mencari uang. tapi hanya mengisi kegiatan yang bermanfaat di hari tua. saya ngajar jadi dosen dan punya bengkel. kalo untuk bu tia, karena masih usia produktif dan punya banyak cita-cita, pasti bekerja untuk mencari uang."
iya juga ya...bener banget.
Sejuta impian...
mimpi membahagiakan orang tua.
mimpi menabung untuk persiapan masa depan anak.
mimpi membahagiakan diri sendiri.
mimpi memberi lebih banyak uang kepada orang lain.
banyak...banyak!!!
kalo dipikirin...mungkin bisa stres...hahahaha.
gimana ya cara mewujudkan mimpi?
harus tekun dan fokus untuk berusaha mewujudkan mimpi.
Daaaaaan gak lupa untuk berdoa.
Hanya Allah SWT yang dapat mengabulkannya.
Manusia berusaha dan berencanalah dengan baik...dan lebih baik.
GO MANAGER!!!!
Suatu hal yang membutuhkan waktu dan proses lebih lama bagi aku jika mengharap dari gaji PNS untuk berpenghasilan jujur sebesar itu.
Aku sendiri sampai detik ini belum sertifikasi dosen karena menunggu giliran sebagai dosen junior.
Pengajuan pangkatku tertunda sudah beberapa bulan dikarenakan ulah oknum di Universitas Pendidikan Indonesia yang dituduhkan plagiat dalam karya tulisnya.
Bener kata pepatah "karena nila setitik, rusak susu sebelanga"
Kalo ditelusuri, tuduhan plagiat ini untuk pengurusan pangkat golongan 4 yang masuk di DIKTI.
Tapi berhubung seluruh UPI sudah terkena imbasnya, akhirnya urusan kenaikan pangkat golongan 3 di internal UPI pun ditunda oleh Rektor.
Ujian...ini ujian!!!
Mesti banyak bersabar.
Walaupun terkadang oknum karyawan yang mengurus kepegawaian menganggap aku "remeh", gak masalah. Selalu saja berdoa untuk orang-orang yang merendahkan orang lain supaya mereka diberi petunjuk Allah SWT.
Kenapa? mungkin dia pribadi tidak terkena akibatnya, tapi ingat...dia punya anak...punya keturunan yang baru mulai menapaki hidup disaat dia pensiun.
Yakin saja Allah Maha Adil terutama untuk umatnya yang merasa di dzalimi.
Amiiiiiiiiiin...
Itu tadi masalah penghasilan ya.
Lagi lagi uang...
Bukan bermaksud untuk materialistis, tapi melihat pada kenyataan.
Kebutuhan dasar hidup tiap harinya semakin mencekik.
Premium hendak dinaikkan pasti berdampak pada tarif tol, tarif travel, harga bawang, cabe dkknya.
Sejuta impian...
aku tertegun dengan jawaban sahabatku.
berpikir...merenung...
iya juga ya, kalo dibuat listnya, banyak juga mimpiku.
dulu aku orang yang tidak berani untuk bemimpi tinggi.
aku cuma berprinsip untuk menjalani hidup hari ini lebih baik dari hari kemarin dan berusaha semaksimal mungkin sampai titik darah penghabisan.
Ternyata mimpi itu perlu ya untuk membuat hidup lebih nyaman, untuk mengatur segala sesuatunya menjadi lebih terasa ringan terutama dari sisi finansial.
Pernah seorang kolega berkata: "kalo saya sudah berumur 50tahunan saat ini , bekerja bukan lagi mencari uang. tapi hanya mengisi kegiatan yang bermanfaat di hari tua. saya ngajar jadi dosen dan punya bengkel. kalo untuk bu tia, karena masih usia produktif dan punya banyak cita-cita, pasti bekerja untuk mencari uang."
iya juga ya...bener banget.
Sejuta impian...
mimpi membahagiakan orang tua.
mimpi menabung untuk persiapan masa depan anak.
mimpi membahagiakan diri sendiri.
mimpi memberi lebih banyak uang kepada orang lain.
banyak...banyak!!!
kalo dipikirin...mungkin bisa stres...hahahaha.
gimana ya cara mewujudkan mimpi?
harus tekun dan fokus untuk berusaha mewujudkan mimpi.
Daaaaaan gak lupa untuk berdoa.
Hanya Allah SWT yang dapat mengabulkannya.
Manusia berusaha dan berencanalah dengan baik...dan lebih baik.
GO MANAGER!!!!
Senin, 05 Maret 2012
kantor kedua - real tupo 75 BP C3 2012
Alhamdulillah, hari ini di H-6 maret 2012 sudah tercapai target awal 75BP pribadi.
Menunggu dan mengejar teman-teman yang masih belum pecah telor.
Tetap semangat untuk meraih level yg lebih tinggi lagi!!!
Go Manager 12%
Menunggu dan mengejar teman-teman yang masih belum pecah telor.
Tetap semangat untuk meraih level yg lebih tinggi lagi!!!
Go Manager 12%
| 75 BP ku di C3 2012 | ||||||
| NO | KODE | NAMA BARANG | HALAMAN C3 2012 | BP | ORDER | JUMLAH BP |
| 1 | 22460 | The babes spicy mango EdT | 89 | 17 | 1 | 17 |
| 2 | 13645 | Essensials fairness soap | 97 | 1 | 3 | 3 |
| 3 | 9587 | foot care pumish brush | 94 | 1 | 2 | 2 |
| 4 | 16181 | HairX cushion Brush | 81 | 3 | 2 | 6 |
| 5 | 16697 | GG EdP Purse Spray | Branch | 6 | 1 | 6 |
| 6 | 22268 | Stockholm Purse | bazaar online | 4 | 1 | 4 |
| 7 | 14126 | Body cream with toning pink grapefruit & Gingko | 88 | 5 | 2 | 10 |
| 8 | 18932 | OB manicure - soft pink | 28 | 5 | 1 | 5 |
| 9 | 13640 | Essentials Nourishing Night Cream | 72 | 7 | 1 | 7 |
| 10 | 13638 | Essentials Moisturising Day Cream | 72 | 7 | 1 | 7 |
| 11 | 570068 | Ramadan Gift Box | Branch | 1 | 8 | 8 |
| 12 | 22418 | PURE SKIN 1 CLARIFYING SCRUB 2 PURIFYING MASK | 39 | 1 | 10 | 10 |
| TOTAL | 85 | |||||
curhat biar legaaaaaaaaaaaa
Jujur..., ini sudah bulan ketiga keuangan rumah tangga "seret" diliat dari satu sisi yaitu gaji pokok kami sebagai PNS. Semua keuangan di awal bulan sudah habis untuk membayar tagihan rumah, listrik, dll.
Tiga bulan ini entah apa kabarnya bisnis suamiku.
Duluuuuu sewaktu dinas di M*dan, dia menjanjikan properti yang berlimpah padaku.
Duluuuuu sewaktu dinas di M*dan, dia "berfoya-foya" menikmati live music dengan mentornya.
Duluuuuu sewaktu dinas di M*dan, dia memberanikan diri membeli mobil bekas dengan cicilan perbulan yang lebih besar dari gaji pokoknya.
Semua ini sudah kuwanti-wanti.
Jawabannya apa?
"tia kan juga dapat jatah. perbulannya kan aa lebihkan untuk tia."
Memang betul.
Tapiiii...apa aku berfoya-foya menikmati hidup seperti dia?
Aku kerja di Bandung.
Aku punya orang tua di cileungsi bogor.
Aku punya rumah di cibubur
Aku punya anak bayi.
Cukup kah yang dia kasih perbulan waktu dulu?
Sangat cukup.
Bahkan oma-opa Shafa sering memberikan uang untuk shafa tiap kali bertemu.
Dari pihak kakek neneknya?...hahaha. jangan ditanya!! nelpon nanya cucu pun tidak. mengunjungi mantu yang seorang diri membesarkan cucu pun tidak. apalagi uang 1 rupiah untuk cucu.
Pembantuku yang sesama sundanese saja terheran-heran dengan mertuaku.
Mau dituntut yang seperti itu? anaknya foya-foya di M*dan tapi ortunya tidak ada mengunjungi mantu yang ditinggal anaknya berdinas.
Gak!! aku gak akan menuntut.
disini butuh keikhlasan dan kelapangan dada.
Yang penting bagi aku...oma-opa, shafa, dan mamel sehat dan bisa hidup berkecukupan.
Kami bisa tertawa lepas saat bersama dalam suka maupun duka.
Aa dimana posisinya? dia lebih merasa nyaman dengan dirinya sendiri.
Biarkan saja. Kita lihat sampai mana Allah SWT akan membimbing dia sampai dia tersadar momen-momen terindah bersama anak yang dia hilangkan.
Sekarang...
3bulan terakhir ini,
gak ada lagi tuh gaungnya "bisnis" yang dijalankan aa.
Mobil dengan cicilan lebih besar dari gaji, entah darimana dia dapatkan uang cicilannya.
Aku gak peduli.
Karena dari awal sudah aku ingatkan untuk jangan lebih besar pasak dari pada tiangnya.
Tapi dia berprinsip :"mana ada suami yang mendengar ucapan istri!!!!!"
Ucapan yang kasar kalo menurut aku.
Alhamdulillah Allah SWT mendengar semua doaku.
Dia rasakan sekarang akibatnya.
Walopun sedikit banyak berakibat juga ke aku.
Tapi aku sudah terbiasa juga terlambat menerima uang bulanan dari dia.
Hanya butuh kelapangan dada untuk menerima semua ini.
Bibit, bobot, dan bebet seperti orang jawa bilang, memang ada benarnya.
minimal untuk berdiskusi aku dan dia.
tidak selalu diakhiri dengan pertengkaran.
Hanya Allah SWT tempatku mengadu.
Hanya Ibu-Ayah, Meli, dan Shafa tempatku "mengisi" batere untuk lebih bersemangat menjalani hidup.
Hanya Ibu-Ayah, Meli, dan Shafa tujuanku untuk terus dan terus berusaha mencari rezeki diluar gaji pokok.
Cita-citaku saat ini sederhana saja...
aku ingin tiap weekend bisa mengajak jalan-jalan ayah-ibu, meli, dan shafa tanpa khawatir keuangan.
aku ingin tiap weekend bisa mengajak jalan-jalan ayah-ibu, meli, dan shafa dengan kendaraan yang nyaman dengan aku sebagai sopirnya.
Ya Allah SWT...apakah cita-citaku terlalu tinggi?
Terkadang terasa berat gunung menuju cita itu untuk kuraih.
Melihat orang yang berada di level ekonomi atas dengan mudahnya mereka berlibur keluar negri, makan direstoran dalam 1 rombongan keluarga besar, membeli tas/sepatu diharga 200ribu ke atas, dll.
Betapa nikmatnya ya hidup orang kaya.
tapi aku gak mau kaya yang seperti itu dengan barang-barang mewah berharga ratusan ribu sampai ratusan juta.
Aku cuma pengen bisa tetap berkumpul dengan ayah-ibu, meli, dan shafa dalam suasana tenang tanpa harus deg-degan kekurangan uang.
Semoga Engkau mendengar doaku malam ini Tuhanku.
Semoga target di kantor keduaku bulan ini bisa terwujud.
Amiiiiiiin....
Tiga bulan ini entah apa kabarnya bisnis suamiku.
Duluuuuu sewaktu dinas di M*dan, dia menjanjikan properti yang berlimpah padaku.
Duluuuuu sewaktu dinas di M*dan, dia "berfoya-foya" menikmati live music dengan mentornya.
Duluuuuu sewaktu dinas di M*dan, dia memberanikan diri membeli mobil bekas dengan cicilan perbulan yang lebih besar dari gaji pokoknya.
Semua ini sudah kuwanti-wanti.
Jawabannya apa?
"tia kan juga dapat jatah. perbulannya kan aa lebihkan untuk tia."
Memang betul.
Tapiiii...apa aku berfoya-foya menikmati hidup seperti dia?
Aku kerja di Bandung.
Aku punya orang tua di cileungsi bogor.
Aku punya rumah di cibubur
Aku punya anak bayi.
Cukup kah yang dia kasih perbulan waktu dulu?
Sangat cukup.
Bahkan oma-opa Shafa sering memberikan uang untuk shafa tiap kali bertemu.
Dari pihak kakek neneknya?...hahaha. jangan ditanya!! nelpon nanya cucu pun tidak. mengunjungi mantu yang seorang diri membesarkan cucu pun tidak. apalagi uang 1 rupiah untuk cucu.
Pembantuku yang sesama sundanese saja terheran-heran dengan mertuaku.
Mau dituntut yang seperti itu? anaknya foya-foya di M*dan tapi ortunya tidak ada mengunjungi mantu yang ditinggal anaknya berdinas.
Gak!! aku gak akan menuntut.
disini butuh keikhlasan dan kelapangan dada.
Yang penting bagi aku...oma-opa, shafa, dan mamel sehat dan bisa hidup berkecukupan.
Kami bisa tertawa lepas saat bersama dalam suka maupun duka.
Aa dimana posisinya? dia lebih merasa nyaman dengan dirinya sendiri.
Biarkan saja. Kita lihat sampai mana Allah SWT akan membimbing dia sampai dia tersadar momen-momen terindah bersama anak yang dia hilangkan.
Sekarang...
3bulan terakhir ini,
gak ada lagi tuh gaungnya "bisnis" yang dijalankan aa.
Mobil dengan cicilan lebih besar dari gaji, entah darimana dia dapatkan uang cicilannya.
Aku gak peduli.
Karena dari awal sudah aku ingatkan untuk jangan lebih besar pasak dari pada tiangnya.
Tapi dia berprinsip :"mana ada suami yang mendengar ucapan istri!!!!!"
Ucapan yang kasar kalo menurut aku.
Alhamdulillah Allah SWT mendengar semua doaku.
Dia rasakan sekarang akibatnya.
Walopun sedikit banyak berakibat juga ke aku.
Tapi aku sudah terbiasa juga terlambat menerima uang bulanan dari dia.
Hanya butuh kelapangan dada untuk menerima semua ini.
Bibit, bobot, dan bebet seperti orang jawa bilang, memang ada benarnya.
minimal untuk berdiskusi aku dan dia.
tidak selalu diakhiri dengan pertengkaran.
Hanya Allah SWT tempatku mengadu.
Hanya Ibu-Ayah, Meli, dan Shafa tempatku "mengisi" batere untuk lebih bersemangat menjalani hidup.
Hanya Ibu-Ayah, Meli, dan Shafa tujuanku untuk terus dan terus berusaha mencari rezeki diluar gaji pokok.
Cita-citaku saat ini sederhana saja...
aku ingin tiap weekend bisa mengajak jalan-jalan ayah-ibu, meli, dan shafa tanpa khawatir keuangan.
aku ingin tiap weekend bisa mengajak jalan-jalan ayah-ibu, meli, dan shafa dengan kendaraan yang nyaman dengan aku sebagai sopirnya.
Ya Allah SWT...apakah cita-citaku terlalu tinggi?
Terkadang terasa berat gunung menuju cita itu untuk kuraih.
Melihat orang yang berada di level ekonomi atas dengan mudahnya mereka berlibur keluar negri, makan direstoran dalam 1 rombongan keluarga besar, membeli tas/sepatu diharga 200ribu ke atas, dll.
Betapa nikmatnya ya hidup orang kaya.
tapi aku gak mau kaya yang seperti itu dengan barang-barang mewah berharga ratusan ribu sampai ratusan juta.
Aku cuma pengen bisa tetap berkumpul dengan ayah-ibu, meli, dan shafa dalam suasana tenang tanpa harus deg-degan kekurangan uang.
Semoga Engkau mendengar doaku malam ini Tuhanku.
Semoga target di kantor keduaku bulan ini bisa terwujud.
Amiiiiiiin....
MLM? Yes!!!
Pada awalnya aku berpikir MLM bisa dijadian bisnis sampingan yang bisa dikerjakan saat waktu luang.
Apa hasilnya?
Nothing!!!
karena aku mengerjakannya hanya di saat waktu luang.
Tanpa fokus, disiplin, dan bekerja keras.
Seiring dengan waktu ,
kebutuhan dasar yang mulai terasa menjerat gaji pokok,
dukungan direktur dan leader UP lain dari kantor kedua yang sangat dahsyat,
"memaksa" ku untuk lebih fokus, disiplin diri dan disiplin waktu, serta kerja keras dalam menjalankan bisnis MLM sebagai kantor keduaku.
Memang ada sebagian orang yang masih beranggapan miring dengan MLM.
Ada juga sebagian yang merasa takjub karena kemampuanku membagi waktu antara peran ku sebagai bunda, wanita bekerja di kantor pertama di pagi hari, dan masih berkantor lagi di malam hari saat di rumah.
Hmmm...semua ini untuk memnuhi kebutuhan dasar hidupku sehari-hari tanpa harus khawatir kehabisan gaji pokok.
Semua ini untuk mewujudkan impian membahagiakan orang -orang terdekat dan yang aku sayangi agar bisa lebih menikmati hidup tanpa perlu khawatir tidak ada uang untuk esok hari.
Masih belum percaya MLM??
Semoga aku bisa membuktikan sisi positif dari MLM sebagai kantor keduaku
Terima kasih bu direktur, ijin untuk copas linknya yaaaa:
Salam sukses
Apa hasilnya?
Nothing!!!
karena aku mengerjakannya hanya di saat waktu luang.
Tanpa fokus, disiplin, dan bekerja keras.
Seiring dengan waktu ,
kebutuhan dasar yang mulai terasa menjerat gaji pokok,
dukungan direktur dan leader UP lain dari kantor kedua yang sangat dahsyat,
"memaksa" ku untuk lebih fokus, disiplin diri dan disiplin waktu, serta kerja keras dalam menjalankan bisnis MLM sebagai kantor keduaku.
Memang ada sebagian orang yang masih beranggapan miring dengan MLM.
Ada juga sebagian yang merasa takjub karena kemampuanku membagi waktu antara peran ku sebagai bunda, wanita bekerja di kantor pertama di pagi hari, dan masih berkantor lagi di malam hari saat di rumah.
Hmmm...semua ini untuk memnuhi kebutuhan dasar hidupku sehari-hari tanpa harus khawatir kehabisan gaji pokok.
Semua ini untuk mewujudkan impian membahagiakan orang -orang terdekat dan yang aku sayangi agar bisa lebih menikmati hidup tanpa perlu khawatir tidak ada uang untuk esok hari.
Masih belum percaya MLM??
Semoga aku bisa membuktikan sisi positif dari MLM sebagai kantor keduaku
Terima kasih bu direktur, ijin untuk copas linknya yaaaa:
Salam sukses
Kamis, 01 Maret 2012
18 bulan - 27 agustus 2010
18 bulan di 27 februari 2012
gak terasa...perjuangan aku, oma, opa, dan mamel selama shafa masih di dalam rahim ternyata sudah sampai di usia 18 bulan.
alhamdulillah menjelang 16 bulan sudah mulai berjalan walau sering terjatuh.
menjelang 18 bulan sudah berjalan sendiri dan selalu meminta "sepatu" dan "kaki" alias kaos kaki.
bicara semakin jelas dan mulai 2 kata.
sudah bisa menetapkan keinginan mau ini...mau itu...tidak mau ini...tidak mau itu.
memanggil aku dengan ... "Buuuuuu"..."bunda"
senaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaangnya.
selalu mengabsen oma, opa cut, mamel dengan suara dan nada khas shafa.
Subhanallah...
ini mukjizat ...
anugerah terindah dalam hidupku selama 31 tahun.
semogaaaaaaaaaaaaaaaaaa
dengan segala keterbatasan dan kekuranganku
aku bisa menjadi bunda yang terbaik untuk shafa
tidak lupa dukungan yang tiada henti dari Oma Teti dan Opa Cut serta Mamel.
tetap kompak ya kita ber-lima.
Selamat ulang bulan, anakku Shafa.
Doa bunda untuk kesehatan shafa , untuk tumbuh kembang shafa , ASI untuk shafa semoga bisa bunda sempurnakan sampai 2 tahun.
tetap tersenyum ya Nak.
Karena senyum shafa menceriakan dunia bunda.
*big hug
suuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuun....
gak terasa...perjuangan aku, oma, opa, dan mamel selama shafa masih di dalam rahim ternyata sudah sampai di usia 18 bulan.
alhamdulillah menjelang 16 bulan sudah mulai berjalan walau sering terjatuh.
menjelang 18 bulan sudah berjalan sendiri dan selalu meminta "sepatu" dan "kaki" alias kaos kaki.
bicara semakin jelas dan mulai 2 kata.
sudah bisa menetapkan keinginan mau ini...mau itu...tidak mau ini...tidak mau itu.
memanggil aku dengan ... "Buuuuuu"..."bunda"
senaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaangnya.
selalu mengabsen oma, opa cut, mamel dengan suara dan nada khas shafa.
Subhanallah...
ini mukjizat ...
anugerah terindah dalam hidupku selama 31 tahun.
semogaaaaaaaaaaaaaaaaaa
dengan segala keterbatasan dan kekuranganku
aku bisa menjadi bunda yang terbaik untuk shafa
tidak lupa dukungan yang tiada henti dari Oma Teti dan Opa Cut serta Mamel.
tetap kompak ya kita ber-lima.
Selamat ulang bulan, anakku Shafa.
Doa bunda untuk kesehatan shafa , untuk tumbuh kembang shafa , ASI untuk shafa semoga bisa bunda sempurnakan sampai 2 tahun.
tetap tersenyum ya Nak.
Karena senyum shafa menceriakan dunia bunda.
*big hug
suuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuun....
Langganan:
Postingan (Atom)