Bundacerdas

Foto saya
Bundacerdas yang berhasil peroleh tambahan penghasilan demi buah hati

bisnis sambil ngantor dengan modal awal Rp 49.900,-

Selasa, 31 Januari 2012

renungan Januari 2012

Masiiiiih 31 Januari 2012.
Gak terasa 1 bulan pertama sudah di penghujung waktu.
Apa yaaa yang bisa aku dapat sebagai hikmah bulan Januari 2012???

Kantor pertama... alhamdulillah ditunjuk jadi ketua panitia UAS.
Alhamdulillah berkat kerjasama dan pengertian tim, semua berjalan lancar.
Ada yang protes/tidak puas? pastinya!!! namanya juga manusia. wajar lah.
Tapi semua bisa di handle dengan solusi terbaik.
Selesai deh semester ganjil tahun ajaran 2011/2012.

Kantor kedua...
sediiiiiih.
kenapa?
target C1 2012 untuk ke level manager ... kandas.
Kurang action nih dari aku.
Padahal direktur udah baek banget selalu siap siaga di FB n milis.
Tapi harus semangat lagi untuk C2 2012.

Shafa...
naaaaah ini yang menyenangkan.
Selesai jadi panitia dan mengumpulkan nilai, aku istirahat di cibubur.
Liburan imlek juga...haha.
Shafa ketemu oma-opa, mama meli, daaaaan aa ayah.
senaaaaang liat shafa tersenyum.
senaaaaang dengar celoteh shafa absen semua orang yang dikenalnya.
senaaaaang liat shafa bisa berjalan di atas rumput di rumah opa.
senaaaaang liat shafa berenang dan berlibur bersama orang-orang yg sayang shafa.
Kapan lagi ya Nak, bunda bisa memberikan kebahagiaan ini?
semoga segera ya kita bisa berkumpul tiap hari dengan opa-oma, mamel, aa ayah.

Keluargaku semangatku.
terinspirasi kembali niatku memiliki dua kantor.
Insya Allah di C2 2012 lebih membahagiakan lagi dari C1 2012.
Selamat datang bulan yang katanya bulan kasih sayang...

Minggu, 29 Januari 2012

mesti banyak sabar

Hmmm...arti sabar untuk tiap orang beda-beda ya tergantung dari hal-hal yang dihadapi.
Kalo aku...biasa sebenarnya, persoalan antara kerja di bandung dan rumah di cibubur.
Bukan soal 2 (dua) dapur, tapi lebih ke perasaan meninggalkan orang tua di cileungsi, memisahakan (untuk sementara) shafa dengan Opa-Oma, mamel, serta ayah Aa.
Beraaaaaaat banget!!!
mestinya malam ini aku udah di bandung karena senin pagi jam 8 rapat di kantor pertama.
Tapi aku memilih untuk mengalah dan mendahulukan temu kangen (sekali lagi) antara opa-oma, mamel, ayah Aa , dengan Shafa.
Besooooook harus dan mesti berangkat subuh.
Semoga aku dikuatkan untuk menyetir sendiri di tol purbaleunyi.
Bismillah aja deh ya!!!

Ada rasa bersalah karena memisahkan Shafa dengan lingkungan yang membuatnya nyaman.
Tapi, ...mau gimana lagi ya!!!
situasi dan kondisinya memang belum kondusif untuk aku setiap waktu berdekatan dengan lingkungan nyaman Shafa.
Ada yang menyarankan untuk membeli ruah di bandung. Ahaaa!!! mana cukup dari duit PNS. Loe suruh gue korupsi ya?!?!!!!!
Di satu sisi aku pengen aja berhenti dari kantor pertama.
Tapi di sisi lain aku masih berpikir belum ada income pengganti jika aku resign dari kantor pertama.
Duluuuuuu aku memang bercita-cita jadi dosen, meraih gelar doktor, blablabla untuk karir.
Setelah punya anak, melihat kondisi lingkungan sekitar, fyuuuuh...ingin selalu di masa kecil anak-anakku untuk bisa mendampingi hari hari mereka.
Ibunda yang sakit, ayahanda yang semakin lanjut usia.
Karir menjadi nomor kesekian.
Ingin menangis hati ini untuk mengurangi beban pikiran dan perasaan.
Mengharap aa asep untuk membantu meringankan sedikit beban pikiran, rasanya mustahil.
Kenapa? aa mah kalo di rumah lebih banyak tidur dari pada bangunnya.
Selalu saja beralasan ngantuk dan capek.
Coba ya dibandingkan dengan aku.
Bangun pagi urus rumah, masak, urus anak, kerja dua kantor, rasanya tidur 6 jam sehari sudah bersyukur.
Gak perlu sampe 8 jam ataupun lebih.

Siapa manusia yang bisa bantu aku????
doaku selalu ke Allah SWT untuk minta dikuatkan dan diberi pencerahan agar mulai terlihat solusi meringankan beban pikiran dan perasaan ini.
Semoga di pertengahan tahun, aku BISA menemukan income pengganti dari kantor keduaku untuk mulai nasib kantor pertamaku.
Semua ini kulakukan untuk melihat kebahagiaan Shafa berkumpul degan oma-opa, Mamel, dan Aa ayah.

Rabu, 25 Januari 2012

inspirasiku pagi ini

Pernah sekolah dong ya!!?!
Di jaman yang serba canggih sekarang ini dengan ada facebook/twitter, BB, dll, gak akan heran kita bsa ketemu kawan/sahabat semasa sekolah dulu.
Kenapa semasa sekolah dulu?
Karena di tahun aku SD seitar 90an, belum ada tuh yang namanya HP.
Komputer dalam bentuk CPU belajarnya aja di SMPN 1 Balikpapan.
Inget banget dulu bantuin Ibunda membuat daftar nama pasien untuk menagih pembayaran.
Sekarang...komunikasi canggih banget.
Dulu kecil-kecil usia sekolah mana kepikiran udah gedenya bakal beneran jadi apa.
Tapi sekarang kalo diingat lagi...hihihi...beberapa kawanku semasa kecil, semasa sekolah, sudah berhasil dalam menjalani hidupnya.

Pagi ini inspirasiku datang dari teman sekolah ku semasa SD --> Katri Ayu Wulandari.
Aku terinspirasi apa?
Rumah jeunk Katri ini...weleh...weleh..., menurut aku buagus banget.
Gabungan tradisional dan modern.
Sukses selalu untuk Katri dan keluarga.

Inspirasiku dihari-hari sebelumnya datang dari teman sekolahku semasa SMP --> Lisa Asriani atau bekennya Lisa Namuri Arif.
Pernah denger namanya? Ya iyalah...sekarang Lisa dikenal sebagai instruktur pilates. Sering wara wiri di tivi dan majalah.
Klo diingat dulu masa SMP, memang Lisa udah hobi dengan urusan olahraga terutama senam.
Pintar, cantik, ramah, dari hobi jadi menghasilkan uang.
Hebat Lisa.
Sukses selalu untuk Lisa dan keluarga.

Kalo aku sendiri...dimana ya posisiku?
Apa aku mengalami kemunduran dibanding dulu masa kecil?
Ataukah aku mengalami kemanjuan meskipun belum semaju kawan-kawanku yang udah lebih duluan sukses?
Hidup ini misteri ya!!!!
Semoga kita semua bisa meraih sukses dengan mencurahkan segala kemampuan yang ada di diri.

Senin, 23 Januari 2012

2 (dua) dapur

Jujur saja, istilah "2 (dua) dapur" baru saja aku dengar dan pahami.
Sekitar 1 minggu yll, ada sms kawan yang menyebut istilah "2 (dua) dapur".
Kemarin saat sertijab 19 Januari 2012 di Armabar, ibu-ibu Jalasenastri juga ada yang menyebut istilah "2 (dua) dapur".
Aku mulai aja ya kisah si "2 (dua) dapur" ini.
Berawal dari comment seorang kawan yang masih saja terheran-heran dengan kondisi aku yang bekerja di bandung namun rumah di cibubur.
Tentu saja, aku masih mobile Bandung-cibubur.
Aku mesti pandai-pandai mengatur dan memanfaatkan waktu.
Hal-hal apa saja yang perlu diselesaikan sebagai prioritas utama dan pertama saat di bandung/cibubur, dicatat dan dikerjakan segera.
Capek?
Ya lah!!! Pastinya.
Mengurus kerjaan di kantor pertama,...
Memikirkan anakku semata wayang yang ditinggal dirumah dengan pengasuhnya...
Memikirkan mengejar uang untuk kehidupan satu bulan dan tabungan...
Memikirkan orangtua, suami, anak, dan keluarga...
Memikirkan hidup menumpang di rumah sodara di bandung.
Gak mungkin dong aku tutup mata dan telinga di saat bibik di bandung "pusing" gak sempat minta uang belanja ke Boss Om. Pastinya sedikit banyak aku bantu sesuai kemampuanku.
Buntutnya apa nih???
Keuanganku yang mesti pintar-pintar ku bagi supaya gak menyusut.
Naaaaaah...kalo istilah teman/kawan/sahabatku, aku ini punya 2 (dua) dapur yang mesti dihidupkan.
satu di bandung dan satu lagi di cibubur.
hmmmm....kayaknya bukan cuma dua deh, tapi tiga...hahaha.
Penghasilan bersih aku dan ayahnya Shafa dalam satu bulan kurang dari Rp 10juta.
Sedikiiiiit ya!!!
Makanya jangan mau jadi PNS.
Gajinya keciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiil.
tapi mau gimana lagi, rezeki kami disini.
Andai adapurku satu, mungkin bisa juga ya terbeli mobil seharga Rp 200juta atau rumah yang lebih besar dari sekarang sekitar Rp 500 juta???
MUNGKIN!!!!
Terkadang "iri" melihat rumah tangga orang lain yang bisa berkumpul tiap malam bercengkrama suami/istri/anak.
Terkadang "iri" mendengar ucapan orang lain yang "saya gak bisa pisah dari bapaknya?" atau sebaliknya.
Atau ada juga "kalo suami saya pindah, saya mesti ikut juga."
Gak kebayang kalo yang jadi istri yang ngekor-ngekor itu aku.
Gak kebayang kalo yang gak bisa pisah itu aku.
hahaha...pisah disini maksudnya suami dinas di kota A sementara istri dan anak di kota B.
Tapi... aku gak boleh larut dalam kesedihan...

Aku gak boleh berkecil hati dengan posisiku sekarang.
Rambut boleh sama hitamnya,
tapi dalam hati siapa yang tau.
Hanya si pemilik jiwa dan Tuhan-Nya yang tau.

Memang iya aku bekerja,
Memang iya suamiku tentara yang berisiko pindah-pindah tugas,
Untuk itu aku mesti pintar-pintar mengatur kualitas pertemuan ayah-anak antara shafa dan ayahnya, aku dan orangtua serta adikku, karena kuantitas pertemuan kami tidak sebanyak rumah tangga yang satu atap selalu.
Terkadang merasa sangat disayangkan, di saat aku ingin selalu berkumpul dengan keluarga,
masih ada rumah tangga yang keduaorangtuanya sibuk mencari uang, pergi gelap pulang gelap, sehingga kualitas bercengkrama dengan anak/pasangan pun dilakukan hanya saat weekend atau hari libur.

Berat memang 2 (dua) dapur...
tapi lebih berat lagi kalo dapurnya masih menumpang mertua/orangtua.
tapi lebih lebih berat lagi kalo gak punya dapur.
stresss ahhhh dengan istilah ibu-ibu ini
"2 (dua) dapur"!!!!
iiiiih...!!!
bukan aku yang mau kok kondisiku begini.
jangan urus dapurku!!!
yang aku tau, aku bersyukur masih punya dapur dan masih bisa hidup berkecukupan sampai detik ini.
semua ini sudah jalan hidupku dari ALLAH SWT.
doakan saja,...semoga dengan keadaan seperti ini aku lebih dikuatkan mencari rezeki yang berkualitas.

Yuuuuuuks diseriuskan saja mroyekku
http://www.dbc-network.com/?act=daftar&id=ciresspa

Selasa, 17 Januari 2012

arti hari/waktu menstruasi

Dulu sewaktu Ibunda masih sehat, pernah diberi semacam primbon ttg arti hari menstruasi.Hanya saja aku lupa menyimpannya dimana.Ini kudapat dari blog orang lain. (ijin copas yaaaaa...)

BERDASARKAN HARI
Jika haid pada hari Minggu
bermakna akan berjumpa dengan kenalan lama.
Jika haid datang pada hari Senin
bermakna akan mendapat keuntungan dengan segera
Jika haid datang pada hari Selasa
bermakna akan bersuka cita dalam beberapa hari
Jika haid datang pada hari Rabu
bermakna akan bertengkar dengan seseorang
Jika haid datang pada hari Kami
bermakna akan mendapat musibah dan berduka cita
Jika haid datang pada hari Jumat
bermakna akan mendapat kesenangan
Jika haid datang pada hari Sabtu
bermakna akan mendapat kejadian yang mengejutkan
BERDASARKAN TANGGAL
Tanggal 1: Bermakna akan Akan memperoleh kebahagian
Tanggal 2: Bermakna akan bersedih dan merasa dikecewakan
Tanggal 3: Bermakna akan ada pertengkaran/perselisihan
Tanggal 4: Bermakna akan mendapat rezeki
Tanggal 5: Bermakna akan bersedih hati
Tanggal 6: Bermakna akan menerima kabar dari jauh
Tanggal 7: Bermakna akan mendapat hadiah

Tanggal 8: Bermakna akan mendapat undangan
Tanggal 9: Bermakna akan terhindar dari kesedihan.
Tanggal 10: Bermakna akan menerima surat dari orang yang disayang
Tanggal 11: Bermakna akan mendapat kesenangan
Tanggal 12: Bermakna akan bersedih
Tanggal 13: Bermakna akan terlepas dari beban yang mengganjal
Tanggal 14: Bermakna akan mendapat undangan
Tanggal 15: Bermakna akan mendapat kabar yang tak terduga
Tanggal 16: Bermakna akan mendapat bahaya
Tanggal 17: Bermakna akan pujian
Tanggal 18: Bermakna akan mendapat halangan/rintangan
Tanggal 19: Bermakna akan difitnah orang
Tanggal 20: Bermakna akan ada permusuhan
Tanggal 21: Bermakna akan ada kerusuhan
Tanggal 22: Bermakna akan mendapat kesenangan
Tanggal 23: Bermakna akan mendapat malu
Tanggal 24: Bermakna akan mendapat keuntungan
Tanggal 25: Bermakna akan mendapat rezeki
Tanggal 26: Bermakna akan mendapat pujian
Tanggal 27: Bermakna akan lega hati
Tanggal 28: Bermakna akan mendapat kesedihan
Tanggal 29: Bermakna akan berdarmawisata
Tanggal 30: Bermakna akan mendapat kebahagiaan
Tanggal 31: Bermakna akan mendapat kabar gembira

LUPAAAAAAAAAAAAAA!!!!

Biasanya penyakit lupa ini jagoannya Aa Asep.
Tapi hari Selasa 17 Januari 2012, penyakit lupa sudah menular ke aku.
semoga gak parah dan mudah-mudahan bisa ku rayu itu oknum petugas absen...hahaha (*KKN dikiiiiiiit)

hari ini... surprise banget pas ambil gift di marketing calon apartementku.
Gak menyangka giftnya itu HP yang yaaaach lumayan masih gaung lah.
Masih dengan senyum bahagia, aku langsung ke kantor.
Judulnya sih ada seminar int'l jam 8pagi.
Tapi ini udah jam 11 siang.
Kenapa aku kesiangan?
Shafa di rumah gak mau ditinggal.
Rewel minta ikut.
Mungkin Shafa mengira bundanya kok pergi jalan-jalan gak ngajak...hahaha.
Shafa...shafa...hari ini tumben manja banget, Nak.

Nyampe di kantor sekitar jam 11, langsung menuju venue.
Alhamdulillah...masih di ijinkan absen untuk seminar.
Beres di satu undangan, jam 13 lanjut lagi rapat dinas sampe jam 16.
Menjelang pulang, lewati dulu ruang kerjaku.
Depan pintu sudah menanti beberapa mahasiswa.
"Bu, mau kumpul tugas di Bu I***, tapi pintunya dikunci."
"Terussss...apa hubungannya sama saya?"
"Ya pintunya di kunci, Bu. Disuruh kumpulin diruang kerja."
"Ya sudah, saudari sampaikan saja ke beliau bahwa ruangan dikunci. Mungkin ada solusi dari beliau."
Antara tersinggung (emangnya aku juru kunci!!!!) dan kasian mahasiswa, kubuka juga itu pintu karena aku juga mau tarok berkasku di meja kerja.
Eeeeeh bukannya cepet, malah pake tulis menulis lagi di ruang dosennya.
Aaaaaaarghhhhh... keterlaluan.
Dikasih hati minta jantung!!!!
Gak ngerti deh mana yang salah.
Mahasiswa yang terlalu sore mengumpulkan tugas,
atau dosennya yang kurang cek ricek kalo ruangan selalu di kunci oleh kolega lain saat meninggalkan ruangan.
Sebenarnya aku berkeinginan ruangan dalam kondisi terbuka tanpa perlu dikunci.
Tapi kolega yang lain protes.
Takut kehilangan barang ini-itu.
Hufff....!!!
Really... MEREPOTKAN!!!

Dongkol banget dah tu keluar dari kantor.
Sampe dirumah baru ingat.
Aku lupa absen di jurusan hari ini.
hiks..hiks...hilang deh uang makan Rp 20.000,-/hari potong PPn.
mudah-mudahan besok oknum petugas absen masih mau ya ngeluarin lembar absen Selasa 17 -1 -2012 untuk ku tandatangan.
kaaaan akunya memang hadir.
Nasiiiiiiib....nasiiiiiiib....

Sabtu, 14 Januari 2012

tingkah polah pengasuh (bag.1)

Teringat kejadian kemarin (14 januari 2012),..
jadi pengen merangkum tingkah polah pengasuh Shafa yang bermacam-macam.
Pengasuh sekarang bernama Siti.
Ngakunya sih baru 17 tahun, tapi belum punya KTP.
Dapet dari penyalur dari teman juga.
Awal Januari, sempat terdengar kabar dari bibik di rumah sepupu di bandung bahwa dia cerita betapa tidak mengenakkannya di cibubur. Katanya makan cuma gitu-gitu aja...diajak jajan juga jarang.
Emosi dong aku pastinya!!! Tapi kutahan supaya gak marah meledak...hihi.
Kurang ajar gitu ya pembantu berani fitnah majikan!!
Padahal makan dia terjamin.
Majikan makan ayam, dia ikut makan.
Majikan makan ikan, dia ikut makan.
Majikan makan blackforest, dia ikut makan.
Uang pulsa dikasih.
Belanja kebutuhan hari-hari juga dikasih.
Kerjanya apa coba? cuma jadi teman main shafa selama bunda di kantor.
Mandi Shafa pagi n sore selalu aku yang mengerjakan.
Makan Shafa pagi dan sore selalu aku yang mengerjakan.
Nyuci baju aku n shafa (kalo di Bandung), tetap aku.
beberes rumah ,...TIDAK!!
masak...TIDAK!!!
Makanya kubiarkan saja dia yang menyetrika baju...hahaha.
ENak banget kan kerja di aku.

Sabaaaar....sabaaaar...
semoga Allah SWT menunjukkan jalan ke dia akibat perbuatan dia memfitnah majikan.
Kata orang dulu...gak akan jadi daging tuh makanan kalo dibilang gak dikasih padahal udah ditelan.

Kemarin, dia gajian bulan kedua.
udah bilang ke bibik kalo mau beli HP andai terima gaji.
Berhubung Shafa pengen jalan-jalan, aku yang sedang sakit diare memaksakan menuruti shafa.
Nah...di BEC inilah kejadiannya yang wow...hebat!!!
Jadi ceritanya, pembantu ini pengen HP merk N*** yang baru.
Tipenya apa, dia gak tau, masih bingung.
Harganya yang berapaan dia bilang yang Rp 300.000,- saja.
Bibik mengajurkan ke BEC saja.
Oke lah. Kita liat anak pemfitnah itu bisa apa di BEC...
Terbukti!!!
Celingak-celinguk...asli banget dah seperti orang udik!!!
Tapi tetep setelan gaya sombong.
Aku biarkan saja dia memilih.
Sempat terdengar dia pengen HP yg juga bisa fesbukan.
Komentar bibik: "mau fesbukan sama siapa?"...
biar...biar...
namanya juga anak muda baru terima gaji.
Lamaaaaa nunggu dia pilih-pilih HP,
akhirnya terbeli juga HP merk N**** seharga Rp 700ribuan plus memory 2 Gb n sarung, jadi total Rp 800ribuan lebih.
Aku sih santai aja.
duit punya dia, mau mahal / murah urusan dia.
yang merasa aneh cuma bibik.
KOk beli yang serba mahal, padahal cuma kerja pembantu.
Ehhh..., sampe dirumah , dia bilang ke bibik, "biar nanti pas pulang kampung dijejerin HPnya banyak."
Hahahahaha...

ternyata sama saja ya.
Orang-orang seperti itu,
hidup susah di kampung,
pengen kerja di kota,
minta gaji besar,
gak tau membawa diri,
berpenampilan kelas tinggi,
pendidikan hanya SD,
yang dikejar cuma level HP

walopun tamatan SD,
tapi tau membawa diri,
pasti hidupnya kelak akan lebih baik
terbukti loh di dua bibik di rumahku.

Pantas saja di negri ini
yang kaya makin kaya
karena gaji dipake investasi yang punya nilai lebih
seperti emas dan properti,
sementara kalangan bawah,
gajinya cuma dipake beli HP dan baju,
tapi lagaknya lebih sombong dari orang kaya.
Ternyata penampilah sombong untuk menutupi kekurangannya.
Majikan mesti sabar ya!!!!