Bundacerdas

Foto saya
Bundacerdas yang berhasil peroleh tambahan penghasilan demi buah hati

bisnis sambil ngantor dengan modal awal Rp 49.900,-

Rabu, 04 April 2012

Minggu pertama April 2012

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...
Mengakhiri Maret 2012 dengan hari dag-dig-dug untuk rencana April, ternyata Allah SWT berkehendak lain.
Per-4 April 2012 orderanku sudah bisa menutupi BC.
Baru inilah pengalaman yang luaaaaar biasa aku rasakan.
Ternyata optimis itu perlu ya!!!
Ternyata ditimpa "musibah" menganggapnya sebagai ujian untuk proses pendewasaan diri, memang perlu ya.
Ternyata berusaha bangkit dari rasa terpuruk itu juga perlu.
Satu kata kunci...SEMANGAT!!!!

Khawatir salah tafsir lagi bila pake kata KONSISTEN...*peace Pak!!!!*

Sudah pada tau dong ya product favorit yg diskon di April buanyak banget.
Ditambah lagi branch action, Bazaar online, dan bazaar offline yang super duper keren.
Akibatnya apa...orderan banyak, stocknya gak banyak.
Well...senang-senang deg-degan juga kalo input orderan product favorit.
Hari pertama input orderku tidak berjalan mulus...karena ada "barang tidak dijual online".
Terpaksa pilih service point kantor cabang, berharap immediate order "barang tidak dijual online" tersedia di kantor cabang.
Menjelang keberangkatan ke kantor, masih dong usaha untuk input orderan yang masih menggantung.
ternyata...alhamdulillah...BISA!!!
semangat 45 pergi ke kantor.
tergopoh-gopoh karena hari menjelang sore, sampe di kantor, antrian sudah nyampe di angka 300.
aduch...mampus deh nih. nomer antrian berjalan masih di 150.
di saat - saat terjepit, puter otak, cari akal.
cari kenalan...nitip deh invoice ku dan terpaksa bayar tunai supaya gak pake ribet di kasirnya.
ludes lah uang dalam dompet...hiks...hahaha. kebiasaan buruk karena bergantung dengan kartu, bawa cash money sejumlah tertentu saja.
satu masalah dilalui, dengan bantuan "malaikat" berhasil memotong nomor antrian.
Masalah lain datang menyambut saat di bagian pengaambilan barang.
antriannya puanjang benerrrrr.
dan rata-rata konsultan di sana dilayani setelah 2 jam lebih.
bener aja...menjelang 2 jam barangku tersedia.
pulanglah jam 8 malam dari kantor.
sampe rumah teparrrr...capek juga menunggu di kantor...hahaha.

Hari ke 4, coba input order lagi.

berhubung barang cuma ada di kantor cabang dan optimis kantor cabang sudah sepi, input lagi lah di kantor cabang.
Eeeeeh...pemandangan masih sama untuk pengambilan barang.
walopun tidak ada antrian di kasir.
tapiiiii...sudah banyak barang favorit yg kosong.
kabar gembiranya...flyer bazaaar sudah bisa di beli...alhamdulillah.
kabar gak enaknya...katalog mei...habiz.
harus sabaaaaar menanti stock datang lagi.

Hmmmm...intinya dari pengalaman ini.
Apapun bentuk bisnis dan usaha yang kita jalankan, mesti dilakukan dengan ikhlas, hati yang lapang dan berkepala dingin.
apapun masalah yg dihadapi, jangan egois ingin cepat dilayani, karena yg melayani kita juga manusia yang punya rasa letih.
Alhamdulillah di hari ke 4 april 2012 sudah meraih BC.

Hayooooo... sapa yg mau ikutan bisnis di kantorku...
liat tuh nomer contactku...

Salam sukses.



Sabtu, 31 Maret 2012

Peluang

Sebelum dibaca...tulisan ini untuk orang-orang yang memiliki fikiran luas dalam menganalisa dari berbagai macam sudut pandang. tidak berpeduli berpendidikan rendah ataupun tinggi!!!
Semenjak aku mengikuti kegiatan di kantor keduaku direct selling dan network marketing Oriflame, banyak sekali pikiran-ucapan yang bahkan sampai mendekati fitnah sampai di kupingku dari kantor pertama.
Seorang sahabat berucap: "tia bisa seperti sekarang ini, punya dua kantor, karena dukungan sebagai PNSnya. dia dihadapkan pada suatu masalah keuangan yg mungkin dirasanya kurang cukup karena dua dapur, maka dia berusaha untuk terjun di kantor kedua. Ibaratnya, orang kalo udah kepepet pasti akan berfikir cerdas mencari peluang untuk memperbaiki hidup.Naaaah...pilihan yg dirasakan ya mungkin yg terbaik saat ini kantor kedua tersebut."
Betulll juga ya ucapan sahabatku.
memang iya...hampir dua tahun ini aku dikecewakan oleh oknum di kantor pertama.
Maaaf,...bukan berarti saya benci dengan kantor pertama. Hanya oknum saja yg mengecewakan.

Maaaf..., bukan pertanyaan "kenapa dulu pilihjadi PNS? hitung dong jam kerja dengan gaji!"
Untuk pertanyaan tersebut...astagfirullah.
Mohon liat realita sendiri. Banyak dosen PNS bersertifikasi, berjabatan, tapi masih berproyek sebagai konsultan,..apakah itu yg dinamakan cukup menerima gaji dari PNS saja?
Sertifikasi dosen itu bukan nominal yg sedikit. andai aku sudah bersertifikasi, mungkin aku tidak merasa kepepet keuangan.
Kalo dia mroyek sebagai konsultan engineering, sama halnya aku meroyek sebagai konsultan oriflame.
Bahkan aku tidak perlu membatalkan perkuliahan atau mengganti kuliah yg tidak terlaksana karena keluar kota mengurus proyek. Kantor keduaku ...proyekku ini kulakukan setelah selesai kantor pertama.
Ini yang membuat hatiku terluka.
Aku difitnah lebih konsisten di kantor kedua.
Kenyataannya aku alhamdulillah masih bisa berkarya di kantor pertama melakukan tridharma perguruan tinggi walopun beberapa oknum mencoba dan terus mencoba menahan perkembangan karirku.

Maaf..., bukan saya tidak pandai bersyukur.
Justru sy bersyukur makanya ingin mencari tambahan rezeki materi lagi untuk bisa menabungkan amal berbagi rezeki ke orang-orang yg membutuhkan ataupun untuk memberi semangat dan peluang kerja untuk orang lain.

Maaf..., rezeki itu bukan hanya uang.
Betuuuul...rezeki memang bukan hanya uang. Tidak usahlah saya bahas disini urusan saya berterima kasih dengan Tuhan saya. Cukup saya dan Maha Pencipta yg tau apa rasa terima kasih saya atas semua rezeki yg telah diberikan-Nya.
Tapi saat ini saya hanya teringat salah satu ayat di Al-Quran: bahwa "Allah SWT tidak akan mengubah hidup suatu kaum jika kaum tersebut tidak mengubah hidupnya sendiri"
Arttinya apa?
Saya sendiri yang harus mencari peluang baik untuk mengubah hidup saya.
Bukan kamu, anda, kalian, beliau, dan lainnya.
Kawan untuk tertawa...hura-hura...dalam hitungan detik mudah dicari.
Kawan sejati yg siap membantu disaat duka, hanya ada dalam hitungan jari!!!

Ini hidup aku kawan...
Ini hidup aku lawan...
Silahkan kalian berkomentar sesuka hati, asalkan jangan fitnah aku..
Kalian beragama...
Kalian berumur yg angkanya lebih besar dari aku...
Kalian berpendidikan tinggi...
Kalian hanya bisa menuntut...
Kalian tidak peka terhadap apa yg sebenarnya masalah yg ada dihadapan kalian...
Kalian justru lebih memilih mempergunjingkan saya...
Disaat aku butuh kalian as a mentor, kalian membalikkan badan...seolah aku tak ada...


Kedewasaan ternyata tidak diukur dari angak umur hidup.
Tapi dari bagaimana kita menyikapi situasi dengan pola pikir yg luas.
Menyikapi situasi dengan arif dan bijaksana, tanpa menilai rendah orang lain.
Mau membantu menyejukkan hati orang yg sedang sedih dan kecewa.

Itu ciri dari hati orang sukses!!!!


Rabu, 28 Maret 2012

catatan cires 23 maret 2012

Saat menuliskan ini, posisi aku di Bandung.
Pengen menuangkan kegembiraan hati bertemu kembali dengan Opa , Oma,  dan Mamel serta Aa dalam kondisi sehat semuanya.
Shafa pun bahagia sangat bermain dengan Opa, Oma, Mamel.
Dapat informasi karir Meli di cileungsi Insya Allah semakin lancar.
Senang euy punya adek dokter spesialis dan dimudahkan jalannya oleh Allah SWT dalam meniti karir.
Padahal dulu ke cileungsi niat cuma satu, lepas rindu dengan ayah+ibu.
Bisa jadi karena keikhlasan Meli selama ibu di terapi di jakarta mengisi hari-hari dengan aktivitas sebagai PPDS USU di medan.
Bisa jadi karena doa orangtua yg ingin melihat hasil dari jerih payah mereka menyekolahkan si bungsu.
Jaga kesehatan ya, Meli.

Gak heran kenapa dokter spesialis bisa berpenghasilan tinggi.
Alasannya apa?
Jam kerja mereka tiada batas.
Di saat mentari menyinari bumi, dokter bekerja seperti umumnya non-dokter.
di saat mentari telah berubah posisi menghilang dari indonesia, dokter pun masih menerima panggilan untuk menjadi perpanjangan tangan Tuhan menyelamatkan Hamba-Nya.
Sementara aku...hahaha. walopun ada tridharma PT tapi tetap bisa lebih banyak waktu di saat malam hari untuk tidur lebih nyenyak.

Tiada henti aku bersyukur dalam tiap shalat, doa, dan mengaji atas karunia, rezeki, dan kemudahan dari Allah SWT yg diberikan pada keluargaku.
Semoga kita semua diberi kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT.
Semoga dari segi finansial, aku bisa mendekati penghasilan dokter spesialis sehingga bisa membuat orangtuaku tersenyum bahagia juga saat mendengar rupiah yg kuhasilkan seperti yg dihasilkan meli.

Amiiiiiiiin

Sabtu, 24 Maret 2012

sejuta impian ~ menuliskan kembaliiiii

Hari ini 24 Maret 2012...
Senang bisa mengajak shafa berkumpul dengan Opa, Oma, Mamel, dan Ayah Asep di cileungsi bogor.
Tingkah polah shafa yang sedang senang jalan dan bermain, bikin suasana rumah jadi ceriaaaa.
bincang-bincang dengan Meli yang alhamdulillah setelah menjadi dokter spesialis, rezekinya makin lancar.

Kalo pundi-pundi rupiah ku dibandingkan dengan jam kerja dan hasil yg didapat meli,...memang aku termasuk masih santai. Gimana enggak,...meli jam malam orang tidur pulas, dia malah ke rumah sakit berusaha menjadi tangan Tuhan untuk menyembuhkan orang lain.
Mungkin untuk berhasil sukses dari segi finansial, mesti punya jam terbang seperti itu ya??!?!
Ini enaknya jadi dokter,...fokus ke satu bidang keahlian, memperoleh hasil yg luar biasa.
jadiiii...yaaa..tidak korupsi di waktu (seperti aku) dan mengorbankan orang lain yang butuh bantuan.

Impianku yang terdekat...pengen banget punya mobil 7seater.
Pengen banget punya sopir yang bisa kupercaya dan anter jemput anak saat masanya nanti.
Pengen banget punya pembantu yg bisa membantu aku mengurus rumah termasuk masak.
Pengen banget bawa shafa jalan-jalan bersama oma,opa,mamel tiap weekend dan menginap di satu tempat di saat long weekend.
Pengen banget punya modal finansial untuk melanjutkan study diluar beasiswa.
Pengen hidup tenang dimasa muda seperti teman-temanku yang di usia 50tahun sudah bisa menikmati hidup, ibarat dikejar uang bukan sebaliknya.

Yang ada di otakku sekarang, gimana caranya bisa konsisten fokus untuk mengejar pundi-pundi rupiah.
Aku coba berpikir logika saja.
uang itu perlu banget di dunia ini.
untuk memenuhi kebutuhan dasar harian.
untuk memberi ke fakir miskin tanpa khawatir merasa miskin.
untuk membuka lapangan kerja ke orang lain.

Aku tidak terbiasa hidup mewah.
Dalam artian, product harian yg aku pakai bukan merk luar negri.
Aku lebih memilih menjahit baju ke tukang jahit, membeli sendiri kainnya, daripada harus membeli yang sudah jadi daaaan harganya diluar logika. Kenapa? karena dengan aku membeli kain sendiri, aku bisa berbagi rezeki dengan penjual kain. dengan aku menjahit baju , aku bisa membagi rezeki ke tukang jahit. Hasilnya??? alhamdulillah...banyak yg memuji penampilanku dari segi busana.
Ada teman yg sedang senang mencari jilbab model tertentu, menurut ceritanya, harga jilbab tersebut murah sekitar Rp 60ribu.Wadohhhh...aku bukan yang seperti dia. Aku cukup percaya diri dengan jilbab Rp10ribuan. Kalo uang Rp60ribu, pasti aku belikan 1 helai jilbab Rp10ribu dan sisanya aku beli popok/baju untuk anakku.
Suamiku sendiri,...memilih membeli jam berharga jutaan. hmmm...kalo aku, lebih memilih ke fungsinya saja.

Gak ada yg salah kok dengan pilihan di atas.
Mungkin memang gaya hidupku yang seperti itu, makanya aku gak kaya...hahaha.

Sabtu, 17 Maret 2012

mencermati kenaikan BBM - april 2012

Bensin...
masih teringat sewaktu aku kecil mengikuti ibu membeli premium di salah satu SPBU di kota minyak Balikpapan.
Kalo gak salah di angka Rp 500,-/liter
Jaman aku SD tahun 80an...rupiah juga US$1 = Rp 2000,-
Sekarang nilai tukar mata uang asing semakin tinggi.
ditambah lagi nilai emas per-gramnya yang semakin tinggiiiiiiiiiiiii.

Berbahagialah manusia Indonesia yang mampu membeli Pertamax.
Artinya apa? Mereka sudah hidup makmur di negri yang merdeka ini.
Tentu saja kendaraan yang mereka bawa keluaran tahun termuda toh.
Aku sendiri gimana? mampu gak beli Pertamax?
Pertama, kendaraan yang aku bawa keluaran tahun 2004.
Kedua, aku PNS yang belum mendapat sertifikasi/remunerasi/insentif apapun.
Untuk memilih antara Pertamax dan Premium, aku gak malu pilih Premium.
Walopun iklan Premium hanya untuk orang yang gak mampu.
Masa sih???? Yang dianggap gak mampu itu apa definisinya?
Tanyakan pada diri masing-masing.
Kalo mobilnya keluaran tua seperti punyaku sepertinya termasuk kategori golongan gak mampu.
Gak mampu bukan berarti miskin harta dan miskin hati.
Tapi aku menyadari kenyataan.
di saat PNS lain menikmati remunerasi dan sertifikasi serta banyaknya insentif sampai masih saja ada  yang korupsi, aku sendiri belum mendapatkan fasilitas tersebut.
Diliat dari masa kerja sejak 4tahun yll, gajiku hanya berputar diangka yang itu-itu saja.
Sedih? Gak!!!
Kecewa dengan pemerintah? Gak!!!
Biarkan saja mereka yang berwenang membuat kebijakan yang menentukan.
AKu selagi sehat masih bisa mencari penghasilan lain disamping gaji ku sebagai PNS tanpa korupsi.

Hidupku akan berjalan seperti ini saja.
Tapiiii...aku pengen mengalami kenaikan di bidang finansial.
Modal untuk masa depan pensiun dan anak.
Tetap semangat seperti semangat paginya kantor kedua.
Semoga kita lebih bijaksana dalam menggunakan BBM dan subsidi silang dari Premium betul-betul tepat sasaran.
Kenapa?
Kasian dong masyarakat yg sudah memilih beli Pertamax karena mereka mampu tapi subsidi silang premium tidak tepat sasaran?!?!
Kalo memang itu terjadi, lebih baik orang mampu yg membeli Pertamax, terjun langsung ke pelosok desa/kota, membagikan uang lebih mereka ke masyarakat yang kurang mampu.
Itu lebih tepat sasaran dan tanpa melalui birokrasi yang puanjaaaaaaaaang.

Salam sukses.